Kisah Pilu Anam, Bocah Usia 2 Tahun yang harus Minum Susu Lewat Hidung dan Bernapas Lewat Tenggorokan

Bernama Muhammad Anam Choironi sejak lahir memang sudah kesulitan untuk menangis. Saat dibawa kerumah sakit, Bocah kelahiran 2018 yang sering dipanggil Anam ini didiagnosa menderita penyempitan pernafasan.

Hal ini pula yang membuat dokter melakukan tindakan operasi melubangi tenggorokannya agar bisa dipasang alat bantu pernapasan. Alat bantu kanul tersebut harus diganti tiap 2 bulan sekali untuk mencegah infeksi.

Tapi alat bantu itu pernah tertarik tangan Anam yang mengakibatkan dirinya tak bisa bernapas dan kejang-kejang. Kejadian itu membuat saraf motorik Anam tak berfungsi secara normal dan juga penglihatannya tidak fokus. Selain itu Anam hanya bisa minum susu melalui selang NGT ke hidungnya. Susunya pun mahal, Anam disarankan minum Susu 3 jam sekali dengan susu seharga 350 ribu, itupun habis dalam seminggu. Jika meminum susu lain, Anam akan diare.

Anwar Choironi dan Atiyah sebagai orang tua tentunya mengeluhkan kondisi tersebut. Anwar yang berjualan di warung kecil kecilan itu kesulitan membeli susu untuk Anaknya apalagi untuk biaya mengganti alat kanul dan juga selang NGT yang harus diganti tiap minggunya. Bahkan untuk membeli susu pun kedua orangtua Anam harus meminjam kepada saudara dekatnya. Atiyah sebagai ibu juga mengeluhkan biaya Swab tes selama pandemi ini dari rumah sakit. Ia menceritakan bahwa sebelum operasi mengganti alat kanul Anam, Ia diharuskan membayar 1,5 juta untuk Swab Test Anam.

Belum ada Komentar untuk "Kisah Pilu Anam, Bocah Usia 2 Tahun yang harus Minum Susu Lewat Hidung dan Bernapas Lewat Tenggorokan"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel