Remaja Pencoret Musala Anti-Islam Ternyata Belajar Agama Lewat YouTube, Alquran Disobek

Remaja 18 tahun yang diduga mencoret-coret Musala Darussalam di Perumahan Villa Tangerang Elok, Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, kini telah ditahan oleh Polres Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam mengatakan, S mengaku mencoret-coret musala tersebut berdasarkan apa yang diyakininya.

"Motifnya, alasannya apa yang dia perbuat sesuai dengan pemahamannya," kata Ade.

Ade Ary menyebut bahwa S belajar agama dari YouTube.

"Dia belajar agama antara lain dari Youtube," beber Ade Ary.

"Pelaku atas nama S, 18 tahun. Rumahnya yang hanya berjarak 50 meter dari musala," Ade menambahkan.

Terlihat dalam video yang beredar, musala itu diduga dicoret dengan spidol dan cat pilox pada sejumlah bagian dinding dan lantai. 

Di lantai, antara lain terdapat tulisan 'TIDAK RIDHO', sejumlah garis menyilang yang mencoret tulisan Allah dan Bismillah. Sementara di dinding terdapat tulisan 'ANTI KHILAFAH AGAMA', "ANTI ISLAM', dan 'ISLAM TIDAK DIRIDHOI'.

Di sebuah papan putih yang tergantung di dinding, ada tulisan ''SAYA KAFIR'.  Selain itu, ada pula Alquran dibentangkan di lantai di saf imam, dan dicoret dengan garis menyilang, dan sebagian isinya disobek.

Dan pada dinding depan persis di saf imam, ada coretan berupa tanda salib.

"Ini saya gak tahu ini dicoret jam berapa. Saya masuk ke sini sudah dalam kondisi dicoret-coret. Ini alasannya apa, motifnya apa, saya tidak tahu. Begitu saya mau Ashar dan Wawan mau adzan kondisinya sudah seperti ini," kata seseorang yang merekam video tersebut.

"Ini Alquran disobek-sobek dan dipilox silang. Waktu jam 12 belum ada seperti ini. Ini bukan anak kecil ini. Bukan anak kecil," katanya pula.

Terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Edy meminta masyarakat memercayakan penanganan kasus itu pada pihak kepolisian. Dia menyebut pihaknya akan bersikap netral dalam menyidik kasus itu.

"Waspada dan jangan mau diadu domba. Selalu berkoordinasi dengan Kepolisian setempat ataupun Bhabinkamtibmas yang melekat di desa atau kelurahan bila ada gangguan Kamtibmas," kata Edy.


Belum ada Komentar untuk " Remaja Pencoret Musala Anti-Islam Ternyata Belajar Agama Lewat YouTube, Alquran Disobek"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel