MENGHARUKAN !!! Kisah Dibalik Kesuksesan Meli juara Lida 2020 Hanya Tinggal Dirumah Gubuk dan Orang Tua Rela Gadaikan Pohon untuk Modal ke Jakarta

Menjadi Juara LIDA 2020 bukan hal mudah bagi Meli Nuryani. Gadis Cianjur itu harus melewati perjuangan panjang.

Akun Instagram Indosiar mengunggah kumpulan cuplikan video kilas balik perjuangan Meli di LIDA 2020.

Mulai dari bertarung pada babak audisi hingga grand final.

Sejak audisi, Meli sudah mencuri perhatian. Kualitas vokalnya dapat diperhitungkan.

Ia memiliki suara merdu dan penjiwaan luar biasa saat bernyanyi. Padahal usianya masih sangat muda, yaitu baru 15 tahun.

Namun, kemampuan duta dangdut Jawa Barat itu justru tak bisa diremehkan.

Berhasil lolos audisi, Meli pun harus melewati tantangan demi tantangan pada babak selanjutnya.

Di babak grand final, gadis cantik itu sempat mendapatkan hasil poling terbawah.

Namun, ia kembali habis-habisan menunjukkan totalitas penampilannya sehingga berhasil merebut suara terbanyak.

Pada konser kemenangan, Meli unggul dari dua grand finalis lainnya yaitu, Gunawan dan Hari.

Akhirnya, ia berhasil menjadi juara LIDA 2020 dan mendapatkan hadiah.

Saat diumumkan sebagai pemenang, Meli langsung banjir air mata.

Ia pun mempersembahkan kemenangannya untuk orangtua tercinta.


Orang Tua Gadaikan Dua Pohon Demi Modal Meli Nuryani ke Jakarta

Di balik kesuksesan Meli Nuryani menjadi juara Liga Dangdut 2020 ternyata cerita yang begitu mengharukan perjuangan orang tua untuk mendukung anak bungsunya itu.

Ibu dan bapak dari Meli, ternyata sampai hari meminjam uang dengan menjaminkan dua pohon miliknya untuk ongkos Meli ke Jakarta mengikuti seleksi.

Kisah haru itu berawal ketika Meli Nuryani meminta izin pada kedua orang tuanya untuk mengikuti kontes dangdut di salah satu stasiun televisi nasional.

Anak bungsu dari enam bersaudara itu kemudian mengaku jika tidak punya uang untuk ongkos dan bekal selama mengikuti seleksi di Jakarta.

"Dia bilang minimal harus pegang Rp 1 juta, kalau tidak Meli tidak bisa berangkat," ungkap Wasidah, Ibunda Meli.

Dengan susah payah, Wasidah pun mencari pinjaman ke tetangga dan saudaranya. Tetapi kebanyakan menolak untuk meminjamkan lantaran sedang tidak punya uang dan ragu untuk meminjamkan.

Beruntung masih ada orang yang mau meminjamkan. Bahkan ibunda Meli sampai menjaminkan dua pohon yang dia tanam di pelataran rumahnya untuk meyakinkan orang tersebut.

"Dari subuh sampai sore datengin tetangga satu-satu, mau pinjam uang. Tapi kebanyakan tidak ngasih. Makanya ibu coba yakinkan dengan menjaminkan dua pohon di belakang rumah yang bisa diambil kayunya, supaya bisa dapat pinjaman," ucapnya.

"Akhirnya ada yang meminjamkan. Ibu langsung kirim uangnya untuk ongkos dan bekal Meli," tutur Ibunda Meli seraya meneteskan air mata mengingat perjuangannya itu.

Ia pun mengaku senang, usahanya untuk sang anak berakhir bahagia, dimana Meli menjadi Juara di liga dangdut.

Perjuangan sang ibu dan keluarganya, tak disia-siakan. Sehingga anak petani dari kampung di atas awan tersebut menjadi bintang baru.

"Alhamdulillah ibu mah, Meli bisa jadi juara. Senang ibu mah. Walau sudah 8 bulan tidak bertemu dan hanya lihat dari TV juga," ucapnya lirih.


Kisah Sedih Orangtua Meli

Ternyata ada kisah pilu di balik kehidupan Meli Nuryani, gadis cantik pemenang LIDA 2020.

Gadis asal Cianjur itu berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya, Ade adalah buruh tani.

Walaupun seorang buruh tani, tapi pekerjaan tidak tetap. Ade ayah Meli juara pertama LIDA 2020 hanya bekerja saat ada orang yang memintanya.

Hal ini diakui Ade seperti dalam berita yang diwartakan wartawan Tribunjabar.id dari Cianjur sebelumnya, Rabu (30/9/2020).

Ayah Meli mengaku, sehari-hari biasanya melakukan pekerjaan seperti mencangkul di sawah.

"Sehari-hari paling mencangkul di sawah jika ada yang menyuruh," kata Ade.

Namun, pekerjaannya sebagai buruh tani masih belum mencukupi kebutuhan kehidupan keluarga.

Kondisi ekonominya masih serba kekurangan, termasuk untuk biaya sekolah untuk putri bungsunya, Meli.

Ia mengaku, selama ini mengandalkan anak-anaknya yang lain untuk membiayai pendidikan Meli Nuryani.

kondisi keluarga Meli juara pertama LIDA 2020 (Tangkap Layar Kanal Youtube Indosiar)

"Biaya sekolah Meli juga mengandalkan anak saya yang lain," katanya.

Tak hanya itu, ia tak memiliki hunian yang nyaman. Di rumahnya, Ade tak memiliki sumber air seperti sumur.

Selain itu, Ade ayah Meli juara LIDA 2020 ini juga tak memiliki tempat penampuangan air, seperti bak mandi.

Sehari-hari pria berusia 55 tahun ini menempuh perjalanan cukup jauh ke sungai.

Di sungai, Ade untuk mengambil air dalam kebutuhan sehari-hari. Mulai dari untuk mandi, memasak, dan minum.

Di Cianjur, rupanya Ade menempati sebuah rumah yang sangat sederhana. Ia bersama keluarganya tinggal di rumah panggung berdinding bilik.

Walaupun begitu, Ade bersyukur memiliki anak yang berprestasi. Putrinya memenangkan ajang pencarian bakat bergengsi.

Meli menjadi duta dangdut Jawa Barat dan menjadi pemenang LIDA 2020.

Ia mengaku, putrinya sudah mengukir banyak prestasi. Sebelum tembus ke Liga Dangdut Indonesia, Meli sudah sering ikut lomba nyanyi.

"Alhamdulilah selalu menjadi juara dan pulang membawa piala," katanya.

"Bapak mah masih tidak percaya, masih berasa mimpi. Anak bapak bisa jadi juara. Tapi bapak selalu titip pesan lewat telepon, kalau Meli harus tetap jadi orang yang baik dan taat ibadah meskipun sudah sukses," lirihnya.


Biodata Meli

Meli memiliki nama panjang Meli Nuryani namun juga akrab disapa Amel.

Bercita-cita menjadi bintang Liga Dangdut Indonesia 2020, ternyata Meli masih berumur belia.

Meli masih berumur 15 tahun dan baru duduk di bangku SMA kelas 10.

Meski diusianya yang masih muda itu, ternyata pada 2018 lalu ia pun pernah menjadi kontestan KDI 2018.

Sayangnya waktu itu Meli atau Amel baru bisa tembus hingga babak 9 besar di KDI.

Meli LIDA 2020 (Instagram @lida2020.meli)

Fakta menarik lainnya, ternyata gadis asal Cianjur Jawa Barat ini penggemar raja dangdut Rhoma Irama.

Meli LIDA 2020 mengikuti komunitas pesutan Rhoma Irama Forsa (Fans of Rhoma and Soneta) Cianjur.

Bahkan Meli pun pernah berkesempatan bertemu langsung dengan Rhoma Irama di komunitas Forsa tersebut.

Meli ternyata memiliki kanal youtube yang kerap ia isi dengan aksi cover lagu dangdut.

Tak hanya itu Meli pun aktif menggunakan sosial media.

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah kesuksesan Meli untuk kita. Bahwa tak ada yang tidak mungkin didunia ini selama kita yakin dan sungguh-sungguh. Selain itu perjuangan dan doa orang tua menjadi faktor utama kesuksesan yang diraih Meli saat ini dan satu lagi, Meli adalah contoh sosok seorang anak yang membanggakan orang tuanya. Bahkan sampai pada titik sukses yang diraih saat ini, Nama orang tuanya menjadi hiasan utama tanda terima kasihnya ketika dia menjadi juara Lida 2020 dengan berlinang air mata bahagia.

Sukses terus buat Meli. 


1 Komentar untuk "MENGHARUKAN !!! Kisah Dibalik Kesuksesan Meli juara Lida 2020 Hanya Tinggal Dirumah Gubuk dan Orang Tua Rela Gadaikan Pohon untuk Modal ke Jakarta"

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel