Pelaku Pembunuhan Menangis Setelah Terancam Penjara Seumur Hidup

 

Tiga pelaku pembunuhan terhadap Yan Saputra (31), di Dusun II, Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, menangis saat mendengar ancaman hukuman seumur hidup.

Ketiga pelaku dimaksud, Andriyansyah (20), warga Dusun I Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir. Irwansyah (32) dan Nazarudin (40), ke duanya warga Desa Sungai Pinang II, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, rentetan kejadian, barang bukti dan keterangan ketiga pelaku, maka diduga kuat mereka merencanakan pembunuhan itu,” ungkap Kapolres Ogan Ilir, AKP Yusantiyo, saat menggelar uangkap kasus pembunuhan, Jum’at (12/03).

Meski demikian, kata Yusantiyo, pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus pembunuhan ini. “Kami akan terus mengembangkan kasusnya, dan akan menggelar rekontruksi” ucapnya.

Atas perbuatannya, tegas Yusantiyo, ketiga tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. “Ancamannya kurungan penjara minimal 20 tahun, dan maksimal seumur hidup,” tegasnya.

Sementara, ketiga pelaku yang dihadirkan dalam rilis, tampak tertunduk lesu mendengar ancaman hukuman seumur hidup tersebut. Bahkan, tersangka Irwansyah sampai menangis terseduh-seduh.

“Maafkan saya. Saya menyesal melakukannya,” ucap Irwansyah sambil menangis.

Seperti diketahui, ketiga pelaku ditangkap karena telah melakukan pembunuhan terhadap korban Yan Saputra (31), pada Minggu (6/3).

Jasad korban ditemukan warga tergeletak di semak-semak pinggir Jalan Dusun II, Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir.

Belum ada Komentar untuk "Pelaku Pembunuhan Menangis Setelah Terancam Penjara Seumur Hidup"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel